19 Juni 2016 - 01:17
 Ayatullah Sistani Mengajarkan Kepada Kami Makna Kemanusiaan

“Masyarakat provinsi al Anbar, bakal mengajarkan prilaku dan tindakan bersejarah Ayatullah Sistani kepada anak-anak mereka, beliau adalah seorang yang mengajarkan kemanusiaan kepada kami. Tanpa di ragukan, sekarang ini Ayatullah Sistani berada dalam posisi tinggi dan terhormat di sisi masyaratkan Irak secara umum."

Menurut Kantor Berita ABNA, sebuah tim untuk membantu para pengungsi dan korban perang yang berafiliasi dengan kantor Ayatullah al Udzma Sistani, Marja besar Syiah di Irak, setelah lewat beberapa bulan sejak pembebasan provinsi al Anbar dari pendudukan kelompok teroris ISIS, masih terus memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayah ini.

Syaikh Basem al Nashrawi sekaitan dengan ini mengatakan, “Setelah pembebasan berbagai kota di provinsi al Anbar dari cengkeraman para teroris ISIS. Tim bantuan dan dukungan ini akan menyiapkan dan menyalurkan bingkisan-bingkisan bantuan meliputi makanan dan pakaian untuk para pengungsi yang di harapkan dapat sedikit mengurangi penderitaan mereka, ke kota-kota yang di inginkan."

Beliau lebih lanjut menambahkan, “Tim bantuan untuk keluarga-keluarga korban perang dan pengungsi dari kantor Ayatullah Sistani telah menyalurkan bingkisan-bingkisan bantuan makanan dan pakaian serta tenda-tenda hunian kepada 1500 keluarga di provinsi al Anbar dengan menggunakan pesawat dan helikopter."


Dalam kondisi ini pula, salah seorang pengajar Ahlussunnah di provinsi al Anbar, dengan menyatakan penghargaan dan ucapan terima kasih atas usaha-usaha tanpa henti yang di lakukan tim bantuan tersebut, menekankan, “Masyarakat provinsi al Anbar, bakal mengajarkan prilaku dan tindakan bersejarah Ayatullah Sistani kepada anak-anak mereka, beliau adalah seorang yang mengajarkan kemanusiaan kepada kami. Tanpa di ragukan, sekarang ini Ayatullah Sistani berada dalam posisi tinggi dan terhormat di sisi masyaratkan Irak secara umum."

Dengan di mulainya serangan ISIS ke kota-kota Irak, Marja besar dunia Islam ini, dengan terus memantau situasi dan kondisi secara akurat, mengeluarkan perintah-perintah yang di perlukan dalam situasi darurat di mana salah satu kontribusi terbesar beliau adalah perintah pembentukan Kelompok Perlawanan Rakyat(al Hasad al Sya’b) Irak.
Kontribusi penting dan berpengaruh lainnya dari Marja mulia ini adalah bantuan serta dukungan kepada keluarga-keluarga korban perang dari kalangan Ahlussunnah yang meninggalkan pengaruh positif di antara mereka dan telah menyebabkan hati-hati mereka menjadi lunak.